pada hari Minggu, 8 Mei 2016
oleh Stube HEMAT
Belajar Keberagaman
 
di Vihara Mendut

Sabtu, 7 Mei 2016 dua puluhan mahasiswa mengadakan kunjungan belajar atau eksposur ke Vihara Mendut. Kegiatan ini merupakan rangkaian program Multikultur dan Dialog Antar Agama yang diselenggarakan oleh Stube-HEMAT Yogyakarta. Vihara Mendut merupakan salah satu bangunan religi Buddha di desa Mendut, Magelang, Jawa Tengah. Di dalam vihara, lingkungan cukup asri dan terjaga dalam kerapiannya, dinaungi pepohonan dan taman dengan berbagai ornamen dan monumen Buddha, para peserta eksposur terkagum dan merasakan suasana damai yang kontemplatif ketika memasukinya.

Yohanes menjadi pemandu diskusi eksposur mahasiswa Stube-HEMAT Yogyakarta dan Bhikkhu Atthapiyo sebagai tuan rumah dengan ramah memfasilitasi eksposur di Vihara Mendut. Beliau  sangat antusias dan mengapresiasi kehadiran mahasiswa sebagai generasi masa depan untuk mengenal keberagaman yang ada di Indonesia.
 
Trustha Rembaka, S.Th., koordiantor Stube-HEMAT Yogyakarta mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Vihara Mendut yang diwakili Bhikkhu Atthapiyo atas kesempatan yang diberikan kepada Stube dan mahasiswa untuk berdialog dan belajar bersama tentang agama Buddha dan relasi di tengah masyarakat yang majemuk.
 
Bhikkhu Atthapiyo memperkenalkan diri dan mengungkapkan bahwa beliau menjadi Bhikkhu pertama dari Flores, NTT. Umat Buddha di Indonesia berada di bawah naungan Sangha Theravada Indonesia (STI). Vihara di Mendut ini mulai dibangun tahun 1970an oleh Bhikkhu Pannavaro. Meskipun di sekitar vihara tidak ada umat Buddha, keberadaan vihara memberikan manfaat untuk masyarakat setempat, karena mereka bisa bekerja di lingkungan vihara dan berdagang di sekitar vihara Mendut.
 
Aktivitas di vihara Mendut tidak hanya untuk umat Buddha, tetapi ada yang terbuka untuk masyarakat umum, salah satunya adalah aktivitas bermeditasi, yang diselenggarakan setiap akhir tahun. Aktivitas ini dilakukan selama 10 hari dan diikuti bukan hanya oleh masyarakat umum tetapi juga  turis mancanegara. Inti dari meditasi adalah melihat dengan mata batin terhadap dirinya sendiri. Di fase itu seseorang belajar berdamai dengan dirinya sendiri dan kemudian berdamai dengan orang lain. Seseorang, sebelum berdamai dengan diri sendiri, ia tidak akan bisa berdamai dengan orang lain.

 
Pada kesempatan kunjungan ini, Bhikkhu Atthapiyo menjelaskan sejarah perkembangan Buddha dari awal dan keberadaannya di Indonesia sampai saat ini. Lebih lanjut, beliau bercerita tentang Bhikkhu dan kesederhanaan dalam menjalani kehidupan, mengikis keserakahan, menghapus kebencian dan memerangi kebodohan batin, dan selanjutnya mewujudkan kehidupan yang dilandasi empat bahasa kasih: cinta kasih, belas kasih, ikut berbahagia ketika orang lain bahagia dan keseimbangan batin.
 

 
Rasa ingin tahu bahkan mungkin ‘penasaran’ peserta diungkapkan secara jujur dalam sesi tanya jawab membuat dialog semakin akrab dan Bhikkhu Atthapiyo menanggapinya dengan ramah. Pertanyaan tentang ajaran Buddha dan hari besarnya, kehidupan seorang Bhikkhu, ornamen-ornamen yang ada di lingkungan vihara dan tentang meditasi.

Setelah berdialog, kami berkesempatan berkeliling kawasan vihara dipandu oleh Bhikkhu Atthapiyo. Mahasiswa juga bisa mendengar filosofi kolam air dengan tanaman teratai, dimana di tengah air yang keruh teratai tetap bisa berbunga indah. Patung-patung Buddha banyak menghiasi halaman dengan keindahan dan keunikannya, tergantung daerah dan negara asal seperti India, Thailand dan Myanmar. Pohon Bodhi (ficus religiosa L) dan pohon Sala (shorea robusta) disebut juga cannon ball tree, stupa, tugu Ashoka, lonceng raksasa bisa ditemukan di sana sebelum masuk ke dalam ruang meditasi.
  


 
“Ini sebuah pengalaman baru yang saya rasakan ketika mengikuti eksposur di vihara, khususnya tentang berdamai dengan diri sendiri sebelum berdamai dan berelasi dengan orang lain” ungkap Grace, salah seorang peserta.
 
 
Selamat merenungkan pengalaman baru, bermeditasi dan menemukan kesadaran bahwa Indonesia kaya akan keragaman. (TRU).

 

  



  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook