pada hari Minggu, 23 Agustus 2015
oleh adminstube
“Dari Among Tani ke Dagang Layar”
Ayo, Lihat (Lagi) Laut kita!
Pelatihan Sehari, Sabtu 22 Agustus 2015
 
 

 

Program Ekonomi Kelautan Stube-HEMAT Yogyakarta diwujudkan dalam satu rangkaian kegiatan Diskusi, Pelatihan Sehari, Eksposur dan Presentasi. Proses ini diharapkan membawa mahasiswa yang menjadi peserta mendalami ekonomi kelautan secara utuh. Pelatihan sehari  ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2015 di Aula CD Bethesda Yogyakarta, diikuti duapuluh enam mahasiswa dari berbagai kampus dan asal daerah dengan menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya adalah Dinas Perikanan dan Kelautan DIY.
 
 
Indah Theresia, salah satu team Stube-HEMAT Yogyakarta menyampaikan materi pengenalan Stube-HEMAT, khusus menggali makna motto H-E-M-A-T, yaitu Hidup, Efisien, Mandiri, Analitis dan Tekun. Peserta merenungkan motto tersebut dan kemudian menulis refleksi pribadi berkaitan motto Stube-HEMAT Yogyakarta.
 
Penjelasan Alur Program dipaparkan oleh Trustha Rembaka, S.Th, koordinator Stube-HEMAT Yogyakarta yang memaparkan latar belakang program ekonomi kelautan, di mana Indonesia yang wilayahnya sebagian besar adalah lautan, namun potensi yang ada di dalamnya belum secara optimal dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakatnya. Dari hal inilah, Stube-HEMAT Yogyakarta memotivasi dan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat kembali laut dengan segala potensi dan masalah yang ada melalui interaksi langsung dengan kehidupan laut dan nelayanbeserta stake holder yang dimiliki. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta akan melihat dan menyadari potensi kelautan di Indonesia, yang akhirnya diharapkan mampu menemukan terobosan atau temuan baru untuk pertumbuhan ekonomi kelautan di berbagai daerah di Indonesia, khususnya daerah asal peserta masing-masing.
 

 

Dwiyanto, dari Dinas Perikanan dan Kelautan DIY mengungkap Potensi dan Masalah Maritim Indonesia. Ia menyampaikan bahwa ide atau gagasan presiden Joko Widodo tentang harapan dan peluang Indonesia menjadi poros maritim dunia merupakan gagasan cerdas dan cemerlang bagi Indonesia, karena mampu menjabarkan potensi Indonesia di kancah kelautan dunia intenasional. Sesungguhnya sebelum itu,  Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono x dalam pemaparan visi-misi DIY 2012-2017) menyatakan, “...maka, mengalihkan pusat pertumbuhan ekonomi dari wilayah Pantura ke Pantai Selatan (Pansel) dengan berkembangnya klaster-klaster industri kecil dan agribisnis di pedesaan, serta industri kelautan, perikanan dan pariwisata maritim di wilayah pesisir, yang didukung oleh infrastruktur jalan Selatan-Selatan, menjadi pilihan strategis yang harus diwujudkan.” Ini menegaskan bahwa ini saatnya DIY membangun sebuah peradaban baru, dari among tani ke dagang layar.

 

Dwiyanto juga menguraikan potensi maritim berdasar kegiatan, seperti perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan produk perikanan, industri bioteknologi, pariwisata bahari dan pantai, pertambangan dan energi, perhubungan laut, industri dan jasa maritim dan pulau-pulau kecil. Masalah ekonomi kelautan sebenarnya berkutat pada tiga hal, yaitu, pertama, tingginya investasi pembangunan pelabuhan, pengadaan kapal dan aktivitas riset; kedua, budaya maritim belum dimiliki oleh sebagian besar masyarakat indonesia; ketiga, pemanfaatan sumber daya ikan oleh negara lain secara ilegal.
 
Mahasiswa juga dibekali dengan Analisa Sosial, agar memiliki kemampuan pengenalan, pemetaaan dan analisa terhadap suatu situasi secara menyeluruh dan mengambil pilihan respon secara holistik. Sesi ini disampaikan oleh Vicky Tri Samekto, salah satu team Stube-HEMAT Yogyakarta.
 
 
Sebagai studi lapangan, di akhir pelatihan peserta dibagi dalam tiga kelompok yang akan melakukan eksposur, yaitu kelompok satu ke pelabuhan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur (27 – 30 Agustus 2015), kelompok dua di pelabuhan Sadeng dan pantai di Gunungkidul, dan kelompok tiga di kawasan Mangrove Baros, Bantul (28 – 30 Agustus 2015). Selamat berproses! Kobarkan semangat cinta bahari! (TRU).
 

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook