pada hari Minggu, 17 Februari 2013
oleh adminstube

Ayo Hilangkan Grogi, Bangun Percaya Diri

 

 

 

 Kelas Public Speaking 1

 

 

 

 

 

Setiap orang dituntut mampu berbicara dan menyampaikan pendapat. Namun kenyataanya kemampuan berbicara di depan umum ternyata tidak semudah yang dibayangkan orang. Berbagai kendala yang dialami antara lain, rasa grogi, tidak percaya diri, tidak tenang dan berkeringat, tidak tahu apa yang akan dikatakan, penyampaian tidak sistematis dan monoton.

 

Mahasiswa yang notabene sebagai kalangan intelektual ternyata mengalami permasalahan tersebut. Mereka merasa perlu upgrade diri mereka dengan membangun rasa percaya diri, melatihan keterampilan berbicara dan mengungkapkan pendapat di depan umum.

 

Permasalahan ini dijawab oleh Stube-HEMAT Yogyakarta dengan mengadakan kelas Public Speaking untuk mahasiswa, yang diadakan selama 4 pertemuan.

 

Pertemuan pertama diadakan 15 Februari 2013 dengan trainer Pdt Sundoyo, S.Si., dengan topik Ayo Hilangkan Grogi, Bangun Percaya Diri. Enam peserta mahasiswa dan tiga team Stube-HEMAT Yogyakarta mengikuti kelas ini. Tahap pertama peserta secara acak mendapat giliran tampil di depan mempromosikan diri mereka dengan alokasi waktu 3 menit. Materi yang disampaikan adalah perkenalan diri, kelebihannya dan minat.

 

Berbagai kejadian unik dan lucu pun terjadi ketika peserta secara spontan tampil di depan, ada yang kehabisan kata-kata, materi belum selesai namun waktu sudah habis, kaki dan suara bergetar dan melakukan gerakan badan yang berulang-ulang dan hanya melihat ke langit-langit ruangan. Namun demikian ada juga peserta yang tampak terbiasa berbicara di depan audiens.

 

Tahap kedua bagi peserta adalah mengambil undian dan melakukan tugas seperti yang tertulis di kertas undian dan boleh menggunakan media bantu untuk mendukung penampilan mereka. Beberapa tugasnya antara lain, menjadi narasumber dalam kampanye tertib lalu lintas, mempromosikan suatu produk, menceritakan tempat wisata unggulan, memberikan sambutan dalam suatu acara.

 

Pdt. Sundoyo, S.Si., memberikan evaluasi kepada peserta, bahwa ada beberapa penyebab grogi, misalnya jarang atau bahkan tidak pernah berdiri dan bicara di depan umum, tidak siap menyampaikan pendapat, penyampaian berbeda dengan usia audiens dan tidak menguasai materi atau topik yang akan disampaikan. Sedangkan masukan yang diberikan adalah memperbanyak latihan, semakin sering berbicara di depan umum akan terbiasa menjadi pusat perhatian, dan memperbanyak informasi dengan banyak membaca.

 

Frans M Wohangara, salah satu peserta, mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa mengungkapkan “Setelah ikut saya mendapatkan perubahan tapi masih kurang dalam mengatur kalimat maupun istilah-istilah.”

 

Kelas Public Speaking akan dilanjutkan pada 22 Februari 2013 dengan topik “Bagaimana Mengolah dan Menyampaikan Ide dan Pemikiran secara Sistematis dan Menarik.” Kemudian 15 Maret 2013 dengan topik “Menguasai Jenis-jenis Acara dan Karakteristiknya.” Dan terakhir 22 Maret 2013 dengan topik “Melatih Kemampuan Ekspresi dan Dramatisasi dalam Public Speaking.”

Jangan sampai ketinggalan!! (remb)


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

TAG 1  TAG 2  TAG 3  TAG 4  TAG 5  TAG 6  TAG 7  TAG 8  TAG 9  TAG 10  TAG 11  TAG 12  TAG 13  

Youtube Channel

Official Facebook