pada hari Senin, 17 Maret 2008
oleh adminstube

Stube-HEMAT Yogyakarta

 
Stube-HEMAT Yogyakarta merupakan program pendampingan mahasiswa dengan motto H (hidup), E (efisien), M (mandiri), A (analitis), T (tekun). Program ini berorientasi pada mahasiswa untuk memahami dan memanfaatkan hidup secara efisien, mandiri, analitis dan tekun melakukan segala sesuatu demi meraih masa depan yang dicita-citakan.


Logo Stube-HEMAT Yogyakarta diambil dari cerita Alkitab mengenai seorang penjunan (pembuat gerabah) yang bekerja membentuk bermacam wadah: tempayan, kuali, dan sebagainya.

Untuk membentuk wadah-wadah yang berkualitas, diperlukan proses yang bertahap: diinjak, dibakar, dibentuk, dan disempurnakan. Proses yang demikian ini juga berlaku dalam pembentukan seseorang dimana tangan Tuhan sendiri bekerja membentuk seseorang menjadi lebih matang, bijaksana dan berguna bagi orang lain dalam hidupnya.

Stube-HEMAT Yogyakarta adalah wadah yang memfasilitasi mahasiswa dengan harapan peserta berproses dalam pelatihan-pelatihan yang diikuti agar menjadi pribadi yang lebih berkualitas.

STUBE muncul pertama kali di Jerman, tepatnya di kota Stuttgart. Program ini merupakan bentuk kepedulian gereja Lutheran di Jerman terhadap mahasiswa asing asal Asia yang belajar di sana. Kepedulian itu diwujudkan dengan memberi berbagai macam pengetahuan selain disiplin ilmu yang dimiliki. Dengan demikian mahasiswa asing tersebut termotivasi pulang membangun negara/daerah asal dengan melihat berbagai macam peluang yang ada dan mengelolanya sebagai sebuah usaha. Secara tidak langsung akan tercipta lapangan-lapangan kerja baru.

Kepedulian ini muncul karena banyak mahasiswa asing yang telah selesai studi tidak kembali ke negara/daerah asalnya dengan alasan minimnya pekerjaan di daerah asal, sementara di Jerman banyak lapangan kerja yang menjanjikan.

Program ini tidak lepas dari pengalaman nyata Pdt. Tumpal M.P. Lumban Tobing, Mag.Theol. yang tinggal di Jerman selama menyelesaikan studinya. Beliau pula yang membawa program ini ke Indonesia. Di Yogyakarta, program ini diberi nama Stube-HEMAT Yogyakarta.

Stube-HEMAT diadakan di Yogyakarta karena adanya kemiripan dengan apa yang terjadi pada mahasiswa asing di Jerman. Yogyakarta adalah Indonesia mini. Dikatakan demikian karena penduduknya sebagian besar berdatangan dari berbagai daerah yang ada di Indonesia (dari Sabang sampai Merauke). Mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di Yogyakarta hampir sebagian besar enggan kembali ke daerah asalnya.

Salah satu faktor penyebabnya karena di Jawa lebih menjanjikan dalam penyediaan lapangan kerja yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Sementara daerah asal masih minim lapangan kerja yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Dengan gambaran inilah maka Stube-HEMAT Yogyakarta, merasa terbeban untuk memfasilitasi mahasiswa dengan menyajikan berbagai macam program yang bisa memberikan pengetahuan dan memperluas wawasan sehingga mahasiswa terpanggil untuk pulang kembali dan menciptakan lapangan kerja di daerahnya.

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook