Kuliah di Luar Negeri: Mengapa Tidak?

pada hari Selasa, 10 Juli 2018
oleh adminstube
 
 
 
 
Menempuh studi di luar negeri sangat diminati oleh sebagian besar mahasiswa Indonesia. Terlebih jika studi itu diperoleh lewat jalur beasiswa. Banyak mahasiswa berlomba-lomba ingin mendapatkannya. Tentu saja perlu waktu persiapan dan perjuangan yang lebih supaya kesempatan itu semakin dekat.
 
Sabtu 7 Juli 2018, Stube-HEMAT Yogyakarta. Stube HEMAT mendapat kehormatan kunjungan alumni yang saat ini mengajar di Universitas Nusa Cendana, Kupang, yakni Julianti Marbun, M.Si dan rekannya, alumni S2 University of Canberra Australia bernama Tanda Soalagogo Sirait, M.Si. Tanda melanjutkan studi perencanaan wilayah dan kota, dengan konsentrasi pembangunan di wilayah urban, melalui beasiswa dari pemerintah Australia. Diskusi ini diikuti 13 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, asal daerah dan kampus di Yogyakarta.

Ada lima hal penting yang menurut Tanda perlu dipersiapkan ketika ingin kuliah di Luar Negeri.Pertama, Tertarik pada bidang tertentu: Setiap orang tentu memiliki minat maupun ketertarikan yang berbeda-beda dan jika belum tahu harus menemukan hal apa yang menarik untuk diri kita. Kedua, Be proactively smart: Perlu adanya inisiatif untuk mencari informasi-informasi berkaitan dengan beasiswa kuliah di luar negeri. Perhatikan juga apakah informasi tersebut diperoleh dari sumber resmi atau bukan. Ketiga, Be a smart explorer: Lihatlah skema penerimaan mahasiswa karena tentu setiap kampus berbeda-beda, seperti batas akhir pengumpulan administrasi, dll. Selain itu juga cari dosen ataupun Profesor untuk mendapatkan surat rekomendasi yang biasa disebut dengan LoA (Letter of Agreement). Tingkatkan kualitas bahasa Inggris dan ikuti tes TOEFL/IELTS untuk mencapai skor tinggi. Karena keadaan maupun cuaca di luar negeri berbeda dengan tempat asal, maka penting buat kita untuk menjaga stamina. Keempat, Asah diriInterpersonal skills sangatlah penting untuk melatih kepercayaan diri kita ketika bertemu dengan orang-orang baru. Aktiflah berorganisasi baik itu dalam lingkup lokal atau internasional dan raihlah nilai akademik maupun non akademik sebaik-baiknya. Seperti pengalamannya mengikuti Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI), sangat menambah rasa percaya diri. Kelima,Tingkatkan kualitas ibadah: Berserah diri karena semua yang kita kerjakan haruslah disertai dengan pertolongan Tuhan supaya setiap hal dapat berjalan dengan baik.
 
Mari persiapkan diri menyongsong masa depan dengan melihat banyak kesempatan dan peningkatan kualitas diri. Viva mahasiswa. (RPA).

 

 

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

TAG 1  TAG 2  TAG 3  TAG 4  TAG 5  TAG 6  TAG 7  TAG 8  TAG 9  TAG 10  TAG 11  TAG 12  TAG 13  

Youtube Channel

Official Facebook