Memulai Langkah di Indonesia: Jakarta

pada hari Rabu, 25 Juli 2018
oleh Stube HEMAT
 
 
 
Dua puluh dua Juli 2018 pun tiba, satu per satu peserta Germany-Indonesia Exchange 2017/2018 melangkah keluar dari pintu kedatangan bandara internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Sembilan mahasiswa dan dua pendamping dari ESG dan Stube Jerman datang ke Indonesia sebagai balasan mahasiswa Stube-HEMAT Indonesia yang telah berkunjung ke Jerman tahun 2017bersamaan peringatan 500 tahun reformasi gereja. Team Stube-HEMAT Indonesia bersama Pdt. Tumpal Tobing, yang membawa program Stube sampai di Indonesia menyambut kedatangan mereka.

Sekolah Tirta Marta-BPK Penabur, GKI Pondok Indah dan PP-GMKI
Pelayanan pendidikan yang dilakukan oleh GKI Pondok Indah lewat Yayasan Pendidikan Tirta Marta-BPK Penaburmenjadi tujuan kunjungan pertama. Di tempat inilah Pdt. Tumpal melayani sebagai pendeta sekolah. Peserta mendapat kesempatan berdialog dengan siswa dan guru pendamping sertaberinteraksi dengan para majelis gereja tentang tantangan pelayanan pendidikan saat ini di Indonesia. Character building menjadi penekanan utama di sekolah ini selain sarana pendukung danekstra kurikuler yang menunjang untuk membentuk sumber daya manusia yang kompetitif.
 
Dialog dengan Pengurus Pusat GMKI Pusat di Jakarta, Sahat MP Sinurat dan Alan Christian Singkali, membuka kesempatan untuk saling mengenal organisasi masing-masing yang berpihak pada gerakan anak muda untuk membangun bangsa dan membuka peluang kerjasama di waktu yang akan datang, baik itu ESG, Stube Jerman dan Stube-HEMAT Indonesia dan GMKI.

Sekretariat DPR RI dan kawasan Kota Tua
Mengenal Indonesia, demokrasi dan sistem perpolitikan Indonesia menjadi salah satu agenda yang menarik. Lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema di ruang Abdul Muis, Wisma Nusantara yang megah mengawali pertemuan hari itu. Selanjutnya peserta mendengar penjelasan bagaimana langkah-langkah pengambilan kebijakan, alokasi anggaran, dan topik lainnya. Di tempat ini peserta juga mengunjungi museum DPR RI untuk mengenal perjalanan sejarah dan demokrasi di Indonesia.
 
Kawasan Kota Tua di Jakarta Utara dan sejarahnya disampaikan  olehPius Ledjap,seorang pemandu wisata local. Diawali dengan cerita keberadaan ‘Engelse Burg’,jembatan tertua di Indonesia yang dibangun 1628, peserta mulai menyusuri kawasan ini. Museum Bahari dengan beragam jenis perahu tradisional dari Sabang sampai Merauke, perlengkapan pelayaran, dan berbagai gambar-gambar yang berkaitan pelayaran; Menara Syahbandar, tempat pengawasan lalu lintas kapal di pelabuhan Batavia;Kawasan kota tua dan lapangan Fatahillah, yang saat ini berkembang menjadi ruang publik masyarakat danterus dijaga kelestarian lingkungan besertaarsitektur bangunannya.

Perkampungan Budaya Betawi dan Ciliwung Merdeka
Kemacetan jalan-jalan di Jakartamenjadi pengalaman nyata para peserta saat mengunjungi Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. “Kawasan ini menjadi rintisan pusat pelestarian Budaya Betawi yang meliputi dokumentasi literatur budaya, alat-alat yang berkaitan acara tradisi, arsitektur bangunan khas, makanan khas dan flora yang jamak ditemui di sini, ungkap Kang Indra, fasilitator PBB, asli suku Betawi. Peserta juga dengan gembira membuat sendiri Kerak telor, salah satu makanan khas suku Betawi.
 
Kunjungan dan dialog di Sanggar Ciliwung Merdeka dan kesempatan melihat Mall Grand Indonesia, menyuguhkan kelengkapan sisi kehidupan Jakarta. Ignatius Sandyawan Sumardi, pemimpin Sanggar terus konsisten berpihak dan memberi perhatian kepada masyarakat marjinal yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung. Keberadaan masyarakat di pinggir sungai kerap dipandang sebagai sampah kota dan mengganggu pemandangan. Sanggar ini mendorongmereka berani memperjuangkan hidup melalui kebersamaan dan keberagaman, memperkuat kemandirian ekonomi dan menyalurkan ekspresi dalam seni budaya.Sementara di sisi lain, Mall Grand Indonesiamenyajikan kemilau kota, pertokoan kelas atas yang gemerlap dan gaya hidup modern. Dua keadaan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan di Jakarta. (TRU).



 

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook