Menantang Diri Mengasah Jurus Komunikasi   Refleksi peserta Communication Skills   Tahun 2020 gelombang 1  

pada hari Rabu, 29 April 2020
oleh adminstube
 

 

 

 

 

Saya Irene Berta Meida Zalukhu, akrab dipanggil Iren, berasal dari Nias, Sumatera Utara. Saat ini saya sedang menempuh kuliah di kampus STPMD “APMD” Yogyakarta jurusan Ilmu Pemerintahan. Awalnya, saya ingin membuka pikiran mengapa saya mendapatkan pengalaman menarik ini. Kata orang, pengalaman merupakan guru terbaik yang mampu mengajari kita banyak hal. Pengalaman juga dianggap sebagai sesuatu yang bernilai. Ya, seperti kalimat yang sering terucap “Untuk mencari dan memperoleh pengalaman”, hingga saya menemukan pengalaman baru saat mengikuti training online yang dilaksanakan oleh Stube-HEMAT Yogyakarta.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Awalnya saya mengenal lembaga ini dari kakak yang juga dari Nias dan tinggal di Yogyakarta. Pertama kali saya mengikuti pelatihan lintas iman dan budaya selama tiga hari dan mendapat wawasan baru bersama teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari Timor Leste dan India. Mulai saat itu saya aktif di dalamnya termasuk menampilkan tarian daerah saat konferensi internasional. Ini kebanggaan bisa berpartisipasi di dalamnya.

 

 

 

 

 

 

Saat memasuki masa Pandemi Covid-19, dimana situasi di luar sana tidak kondusif, perkuliahan dilakukan secara online dan saya menghabiskan hari hanya di kost. Hingga akhirnya saya menemukan kesempatan baru, mengikuti pelatihan Communication Skills Stube-HEMAT Yogyakarta. Ini menyenangkan sekaligus menantang karena mendapat materi dan topik menarik tentang Public Speaking yang sebelumnya saya tidak ketahui. Ternyata banyak hal yang awalnya saya anggap sepele yakni kebiasaan verbal grafity, penjedaan saat berbicara dengan e..hmm...dll. Saya belajar dan menantang diri sendiri menjadi lebih baik, melalui sebuah video seputar pandemi Covid-19 yaitu tentang haruskah mahasiswa mudik saat pandemi. Ini muncul dari kekhawatiran keluarga dan sanak saudara saya di Nias, karena banyak mahasiswa dari luar daerah kembali ke Nias. Jadi, saya berusaha mencari informasi ini dari beberapa mahasiswa termasuk memberanikan diri saya mencari tanggapan dari anggota DPRD kabupaten Nias Utara. Saat saya mulai mencari informasi pendukung video, ternyata mereka menanggapi dengan senang hati. Tahap take video menjadi bagian yang menantang karena ini pertama kalinya saya tampil melalui video dan menerapkan materi training yang dipelajari sebelumnya, kemudian mengedit sampai finalisasi video meski berkali-kali revisi. Pada akhirnya video diunggah di channel YouTube Stube-HEMAT Yogyakarta dengan link

 

 


 

Saya puas dengan apa yang saya lakukan, bukan kemampuan saya semata, tapi berkat Tuhan yang memampukan dan teman-teman yang mendukung. Saya juga belajar dan memperoleh pengalaman baru, sekaligus menginspirasi teman-teman lain melakukan kegiatan produktif saat pandemi. Lebih lagi, keluarga, teman-teman, dosen, dan Stube-HEMAT memberikan apresiasi dalam berbagai bentuk dan dorongan untuk mengembangkan potensi.

 

 

 

Guru terbaik dalam hidup adalah pengalaman, saya tidak takut untuk memulai mengasah diri dan terus melakukan sepanjang itu baik untuk dilakukan. Yakin bahwa ada orang baik yang selalu mendukung dan mengapresiasi apa yang kita lakukan jika membawa manfaat baik untuk orang lain. (Irene Zalukhu).

 

 


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

TAG 1  TAG 2  TAG 3  TAG 4  TAG 5  TAG 6  TAG 7  TAG 8  TAG 9  TAG 10  TAG 11  TAG 12  TAG 13  

Youtube Channel

Official Facebook