Bertumbuh dalam Persaudaraan bersama Anak Muda di Lampung

pada hari Selasa, 19 April 2022
oleh Trustha Rembaka

Eksposur Lokal ke Program Multiplikasi Stube HEMAT di Lampung    

Oleh Trustha Rembaka         

 

 

 

 

Kesempatan tinggal di daerah yang berbeda masyarakat, budaya dan lingkungan merupakan pengalaman otentik yang sangat berharga yang akan memperkaya mahasiswa dan masyarakat setempat dalam wawasan, pengetahuan dan pengalaman. Di tahun 2022 Stube HEMAT Yogyakarta mengutus tiga mahasiswa dalam program Eksposur Lokal ke Lampung, yaitu Nia Oy (Agribisnis Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang), dan Andraharis (Akuntansi Universitas Teknologi Yogyakarta), keduanya dari Sumba Timur dan Yohanes Tola, dari Manggarai (Teknik Sistem Energi Institut Teknologi Yogyakarta). Mereka berangkat ke Lampung bersama Trustha Rembaka, koordinator Stube HEMAT Yogyakarta yang mendampingi dari tanggal 2-16 April 2022.

 

 

Mereka membagikan pengetahuan dan keterampilan untuk anak muda di Pondok Diakonia GKSBS Batanghari, Lampung Timur, mencakup pelatihan pangkas rambut dan prospek usahanya, sebagai nilai tambah anak muda sekaligus alternatif pekerjaan di masa depan. Ada sembilan anak mengikuti pelatihan pangkas rambut secara manual menggunakan gunting dan elektrik dengan clipper tetapi harus diakui bahwa masing-masing berkembang berbeda-beda. Kegiatan lainnya yaitu public speaking untuk mengasah keterampilan berbicara dengan mencermati jenis-jenis acara dan karakteristiknya, merancang alur suatu acara dan mempraktekkan gerak tubuh yang sesuai, cara berbicara yang mudah dipahami, artikulasi jelas dan tanpa verbal grafiti. Pelatihan menulis menjadi alternatif mengasah kemampuan memberitakan kegiatan yang telah dilakukan maupun menyampaikan gagasan atau ekspresi diri mereka dan selanjutnya tulisan dimuat di blog.

 

 

Dua pelatihan lain melengkapi keterampilan anak muda di Pondok Diakonia GKSBS Batanghari adalah mengolah coklat batangan dengan beragam warna menjadi bentuk lain seperti bentuk hati, daun, figur kartun sampai miniatur topeng, bahkan mereka juga menghitung biaya modal dan menentukan harga jual yang cocok. Kemudian pelatihan editing video menjadi alat untuk menggabungkan public speaking dan tulisan-tulisan narasi. Selanjutnya, para anak muda menampilkan kemajuan mereka dengan menjadi pemandu acara dan moderator di acara pelatihan Stube HEMAT di Lampung tentang Kesehatan dan Masyarakat, bahkan mereka juga membuat konten video berkait anak muda dan kesehatan untuk YouTube.

 

 

Tak hanya anak muda Lampung yang belajar tetapi mahasiswa dari Stube HEMAT Yogyakarta juga mengalami perjumpaan istimewa di Taman Nasional Way Kambas untuk mengamati gajah-gajah secara langsung dan di Mesuji mereka merasakan secara langsung perjuangan menyadap karet, yang mana dua pengalaman ini tak mereka temukan di hidup mereka sebelumnya.

 

 

 

 

Kegiatan di Lampung terbukti menghadirkan manfaat seperti yang diungkap oleh Griya, remaja dari Kotabumi, Lampung Tengah. “Dalam kegiatan Stube April lalu, saya menemukan banyak hal yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya, dari public speaking saya belajar tentang percaya diri, ekspresi wajah, gesture tubuh, penyusunan kata-kata dan saya merasakan kemajuan. Kehadiran Stube sangat penting dan membantu anak muda di sini lebih mengembangkan diri dan semoga kegiatannya diadakan lebih lama agar kami semakin bertambah skill, keterampilan dan pengetahuan,” 

Rangkaian kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi semua pihak, mahasiswa yang menjadi utusan ke Lampung, para anak muda Pondok Diakonia GKSBS Batanghari dan Multiplikator Stube HEMAT di Lampung. Harapannya adalah pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari bermanfaat sebagai bekal diri sendiri, bagi sesama dan lingkungan. ***

 

 


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2022 (17)
 2021 (42)
 2020 (49)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 565

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook