pada hari Senin, 5 September 2016
oleh adminstube
IDE MUNCUL, LANGSUNG LAKUKAN

 

 

 

 
Memunculkan ide bisnis bukanlah hal yang mudah dan cepat. Butuh ketekunan dan ketelitian melihat potensi yang ada. Saat ide itu muncul, belum tentu orang langsung meng-eksekusinya. Mereka masih memikirkan modal, jejaring dan banyak hal lain sehingga saat banyak ide muncul, menjadi biasa-biasa saja. Tetapi ketika ide muncul dan langsung segera melakukannya, maka hasilnya akan segera bisa terlihat. Status mahasiswa bukan alasan untuk tidak berbisnis, seperti yang dilakukan 4 mahasiswa berikut. Meski masih dalam tahap perintisan, mereka tetap berusaha menjadi pelaku bisnis. Pelatihan Bisnis Kreatif yang dilakukan Stube-HEMAT beberapa waktu yang lalu memberi wadah dan kesempatan kepada peserta mahasiswa untuk mengenal dunia bisnis kreatif beserta peluang-peluangnya.

 

Mahasiswa yang sering disapa Frans ini bukan sekali, dua kali saja berbisnis, dari menjual jasa menjadi tukang antar anak sekolah, jasa waiter di sebuah restoran asing, membuka reparasi elektronik, membuat gerobak angkringan, hingga sekarang mulai menekuni bisnis fashion sablon baju, dengan unggulan tinta sablon yang dipakai dan desain ekslusif sesuai pesanan. Beberapa kaos sudah terjual dan sekitar dua puluh empat dalam proses pemesanan. Motivasi menekuni bisnis ini melihat peluang di kampung halamannya, Sumba Timur yang kaya akan potensi wisata dan memerlukan banyak cendera mata bagi para wisatawan yang mengunjunginya. Mahasiswa lulusan pendidikan matematika, Universitas Sarjanawiyata (UST) Yogyakarta ini menyatakan akan mengembangkan bisnis di kampung halamannya dengan resiko yang harus dihadapi seperti bahan baku. Namun demikian dia bercita-cita untuk mengatasinya sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi anak muda Sumba. “Dengan mengikuti pelatihan Stube HEMAT, saya terbantu membuka wawasan dan menantang saya melakukan sesuatu untuk Sumba”, katanya.


 

Nuel, mahasiswa lulusan ilmu pemerintahan, di Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan APMD Yogyakarta, termotivasi melakukan bisnis dan menjadi anak yang tidak selalu tergantung pada keluarga. Nuel tertarik menjual batik ke daerah asalnya. “Peluang batik masih cukup tinggi, harga pasaran batik di Yogyakarta lebih murah dibandingkan dengan pasaran di Alor”, jelasnyaUsaha jasa menjual barang menjadi usaha sampingan yang di lakukanya seperti penjualan sepeda motor bekas, penyedian seragam olahraga dan juga berbagai kebutuhan yang dipesan oleh pelanggan dari Alor, Kupang dan Maluku. Pelatihan Bisnis Kreatif telah menambah motivasinya merintis usaha.

 


 

Merubah kain bekas menjadi tas cantik menjadi keinginan Irma, seorang mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Kristen di STT GKS Lewa, Sumba. Bermula dari menonton acara kreatif di televisi, membuat dia menjadi tertarik untuk menekuninya namun dia masih perlu pembelajaran dan metode-metode. Kesempatan belajar ke Yogyakarta menjadi peluang untuk bisa memperdalam ilmu menjahit yang dimilikinya. Sepulang dari Jogja, usaha ini mulai lebih serius dilakukan hingga dia mendapat kepercayaan dipinjami sebuah mesin jahit dari kampus. Irma sangat gembira dan saat ini dia mendapat pesanan cover alkitab.


 

Termotivasi dari hobi dan keinginan untuk memperoleh penghasilan sendiri membuat mahasiswa ekonomi pembangunan yang disapa Fredy ini memulai usahanya. Dengan mengamati peluang di Sumba Timur, yang hanya memiliki dua percetakan, dia memilih menekuni bisnis percetakan dan sablon terlebih saat mendapat kesempatan belajar selama satu bulan di Yogyakarta. Pelatihan Bisnis Kreatif di Stube HEMAT memperluas pemahamannya mengenai jaringan, sasaran pemasaran produk, pengadaan alat-alat dan bahan, manajamen pasar, promosi, dan antisipasi terjadinya resiko.

 

 

Kisah sederhana dari keempat muda-mudi ini semoga dapat memotivasi pembaca. Berbisnis bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Muda bukan menjadi hambatan untuk berkembang. Penuhi diri dengan rasa ingin tahu dan berkembang, maka keseuksesan akan menghampiri kita. Salam sukses buat anak muda. (ITM).


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

TAG 1  TAG 2  TAG 3  TAG 4  TAG 5  TAG 6  TAG 7  TAG 8  TAG 9  TAG 10  TAG 11  TAG 12  TAG 13  

Youtube Channel

Official Facebook