pada hari Minggu, 22 April 2012
oleh adminstube

Follow-Up Program Capacity Building

Workshop Biopori “LOVE OUR EARTH”
STAK Marturia, 21 April 2012
 
 
Sebagai Follow Up Program Capacity Building Stube-HEMAT Yogyakarta tahun 2012, Kelompok Biopori Stube-HEMAT Yogyakarta bekerja sama dengan STAK Marturia mengadakan Workshop Biopori dengan tema “Love Our Earth”. Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada 22 April, Workshop Biopori tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 April 2012 di STAK Marturia Yogyakarta.
 
Tujuan Workshop Biopori ini adalah dapat meningkatkan kemampuan para peserta workshop dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan. Sebagai sumber daya alam, sumber daya air mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. Permasalahan air, baik itu dari segi jumlah maupun kualitasnya hampir selalu dihadapi di setiap wilayah. Air tanah sebagai bagian dari sumber daya air juga menghadapi permasalahan serupa.
 
Biopori sebagai teknologi tepat guna untuk konservasi air bawah tanah dapat mengatasi permasalahan tersebut. Lubang Resapan Biopori (LRB) adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Dengan tema “Love Our Earth” Kelompok Biopori Stube-HEMAT Yogyakarta yaitu Stenly (STTL), Herman (STTL), Frida (USD), Yeru (UKDW) dan Daniel (STAK Marturia) mengajak para pemuda-pemudi Kristiani untuk lebih peduli, mencintai dan menjaga lingkungannya.
 
Acara Workshop Biopori tersebut dimulai pada pukul 13.00 WIB. 20 peserta hadir dalam workshop tersebut. Ana Ximenes (STTL) sebagai pembicara sesi 1 memaparkan mengenai pentingnya konservasi tanah dan biopori. Konservasi tanah sebagai upaya untuk mencegah kerusakan tanah oleh erosi dan memperbaiki tanah yang rusak. Biopori sebagai salah satu metode konservasi memiliki manfaat diantaranya mengurangi resiko banjir di musim hujan, memaksimalkan peran dan aktivitas flora fauna tanah juga mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor. 
 
 
Penjelasan mengenai bagaimana pemasangan dan pemeliharaan Biopori dipaparkan oleh pembicara pada sesi 2, yaitu Ricky R.P. Lawoliyo (STTL). Pada pukul 16.00, Workshop Biopori dilanjutkan dengan praktek pembuatan biopori di halaman Kampus STAK Marturia oleh para peserta workshop dan kelompok Biopori Stube-HEMAT Yogyakarta. Para peserta workshop dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok membuat 2 Lubang Resapan Biopori (LRB).
 
 
Acara Workshop Biopori berakhir pada pukul 18.00 WIB. Para peserta berhasil membuat 10 LRB di halaman Kampus STAK Marturia Yogyakarta. Senyum kelegaan menghiasi wajah para peserta workshop. “Senang, bisa dapat ilmu dan bisa praktek langsung membuat biopori, terimakasih Stube-HEMAT!” kata Yanto salah satu peserta workshop saat menyampaikan kesan dan pesan tentang Acara Workshop Biopori tersebut. Hal senada juga diungkapkan Sinta salah satu peserta workshop, “Bisa dapat ilmu, puas sekali, tapi waktunya kurang lama, untuk praktek pembuatannya masih agak bingung, semoga ada pelatihan lagi”.
 
 

 

Kelompok Biopori Stube-HEMAT Yogyakarta yang diwakili oleh Daniel menyampaikan bahwa Program Workshop Biopori ini tidak sampai di sini saja karena Stube-HEMAT Yogyakarta akan terus melakukan pendampingan untuk teman-teman yang masih ingin belajar tentang Biopori.
 

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

TAG 1  TAG 2  TAG 3  TAG 4  TAG 5  TAG 6  TAG 7  TAG 8  TAG 9  TAG 10  TAG 11  TAG 12  TAG 13  

Youtube Channel

Official Facebook