Krisis Air Bersih di Wilayah Sukoharjo

pada hari Rabu, 8 Desember 2021
oleh Ina Nur Azizah
Oleh: Ina Nur Azizah.     

 

Saya Ina Nur Azizah Fajar Aryani, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta asal dari Sukoharjo, salah satu kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini terletak sekitar 10 km sebelah selatan Surakarta dan berbatasan langsung di sebelah utara dengan kota Surakarta, di sebelah timur dengan kabupaten Karanganyar, dan di selatan dengan kabupaten Wonogiri dan kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta). Sekilas dari kacamata awam, kabupaten ini termasuk beruntung karena pembangunan sarana dan prasarananya cukup lancar dan wilayahnya cukup berkembang dengan slogan MAKMUR (Maju Aman Konstitusional Mantap Unggul Rapi).

 

 

 

 

Namun, bukan berarti Sukoharjo jauh dari krisis yang bisa mengancam masyarakat, seperti krisis air bersih yang baru-baru ini terjadi. Dilansir dari Suara Merdeka Solo (https://solo.suaramerdeka.com/solo-raya/pr-051142734/lima-desa-di-sukohaerjo-mulai-kesulitan-air-bersih-bpd-gelontor-121-tangki-air, terdapat lima desa di Sukoharjo yang mulai kesulitan air bersih. Ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelontorkan 121 tangki air. Air merupakan sumber kehidupan setiap makhluk hidup, artinya, keberadaan air harus dijaga kelestariannya. Lima desa yang mengalami krisis air bersih adalah desa Tawang di Kecamatan Weru, desa Kamal, Puron dan Ngasinan di kecamatan Bulu, dan Desa Kedungjambal di kecamatan Tawangsari. Lantas bagaimana bisa wilayah Sukoharjo mengalami krisis air bersih, apa penyebabnya? Apakah wilayah-wilayah tersebut akan terus mengalami masalah yang sama? Apakah dropping air menjadi solusi yang terbaik?

Krisis air bersih yang terjadi disebabkan oleh kekeringan. Tiga kecamatan tersebut menjadi langganan kekeringan saat kemarau. Pemerintah pun melalui BPBD Kabupaten Sukoharjo (setelah ada pengajuan bantuan) langsung menyalurkan 121 tangki dengan kapasitas 4.000 liter/tangki. Dari hasil pemantauan, desa-desa di wilayah ini sudah banyak yang bisa mengatasi krisis air bersih dengan menggali sumur-sumur, setidaknya enam titik sumur yang dibuat.

 

 

Krisis air bersih menjadi hal yang urgent. Solusi pemerintah dengan memberikan bantuan air bersih memang sudah semestinya harus dilakukan dan masyarakat berhak mendapatkan kehidupan yang layak di suatu wilayah. Namun, permasalahan tidak selesai begitu saja. Diakui bahwa wilayah yang mengalami krisis air bersih semakin berkurang dengan menggali sumur untuk mendapatkan air. Air yang digali dari sumur merupakan air tanah. Itu artinya, mereka sama saja membuat permasalahan baru. Lepas dari krisis air bersih, bisa saja dikemudian hari muncul permasalahan lain, seperti rusaknya permukaan tanah ataupun siklus hidrologi. Permasalahan lainnya adalah habisnya cadangan air yang berguna untuk menyeimbangkan tekanan permukaan tanah yang menyebabkan longsor ataupun penurunan permukaan tanah. Hal-hal seperti ini seharusnya perlu mendapat perhatian.

 

 

Dari situasi di atas, muncul dari pengalaman interaksi saya mengikuti kegiatan Stube HEMAT Yogyakarta tentang Water Security, dimana mahasiswa melihat realita masalah air di sekitarnya dan mencoba menemukan gagasan sebagai kontribusi mahasiswa terhadap realitas masalah tersebut. Saya sendiri memiliki gagasan solusi yang bisa diambil adalah selain pemerintah memberikan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, penting juga memberi penyuluhan bagaimana mengolah dan memanfaatkan air secara bijak, terlebih saat ini sudah masuk musim penghujan. Ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kelestarian air tanah. Untuk masyarakat yang sudah terlanjur menggali sumur juga perlu dibekali pengetahuan tentang dampak negatif dari penggalian sumur ini, sehingga warga bisa beralih ke PDAM atau ke sumber-sumber air di permukaan.***


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2022 (37)
 2021 (42)
 2020 (49)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 585

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook