pada hari Sabtu, 22 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Talkshow Pengelolaan Sampah di Gereja Katolik Maria Assumpta, Stasi Florentinus, Babarsari

 

 





 
 

Pada hari Minggu, 2 Maret 2008, Waste Care Community (WCC) bekerjasama dengan mudika Gereja Katolik Maria Assumpta, Stasi Florentinus, Babarsari mengadakan talkshow pengelolaan sampah di aula gereja. WCC merupakan komunitas yang dibentuk oleh kelompok mahasiswa dari Jurusan Biologi Lingkungan, Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang pernah mengikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah yang diadakan oleh Stube-HEMAT Yogyakarta.

Talkshow ini dihadiri oleh umat di Gereja Katolik Maria Assumpta, Stasi Florentinus, Babarsari dan para mahasiswa yang tertarik tentang pengelolaan sampah dan menghadirkan narasumber Pak Joko Pambudi, seorang pengepul sampah yang tinggal di Dabagaten, Jl. Wahid Hasyim no. 152, Condongcatur. Narasumber kedua adalah Pak Fery Tri Jatmiko yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Yogyakarta.

Pak Fery memaparkan tentang pengelolaan sampah di kota Yogyakarta. Selain tentang alur pembuangan sampah, Pak Fery juga menjelaskan tentang usaha-usaha yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Yogyakarta, khususnya dengan pengelolaan sampah mandiri yang sekarang ini mulai banyak diusahakan oleh masyarakat.

Pak Joko menceritakan pengalamannya selama menjadi pengepul sampah. Yang menarik, ternyata relatif semua sampah bisa diolah dan dapat menghasilkan pendapatan yang lumayan.
Peserta talkshow antusias menanggapi paparan narasumber dengan memberikan tanggapan dan menanyakan hal-hal seputar pengelolaan sampah, misalnya sampah apa saja yang laku dijual, pembuatan pupuk kompos, kebijakan pemerintah daerah tentang sampah, pro kontra tentang keberadaan pemulung, juga trend pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat di DIY.

Selain talkshow, akan diadakan pelatihan pembuatan kompos. Kegiatan ini akan diadakan besok hari Minggu, 9 Maret 2008 di tempat yang sama, dimulai pada pukul 11.00. Pelatihan akan difasilitasi oleh WCC.


Keterangan foto:

Lokasi kegiatan.
Pak Joko dan Pak Ferry, narasumber talkshow.
Usaha pengepulan sampah Pak Joko.
Peserta talkshow menyimak paparan narasumber.
Peserta talkshow mengajukan tanggapan dan pertanyaan seputar pengelolaan sampah.
Rio, mewakili WCC, memaparkan profil WCC dan program-programnya.




  Bagikan artikel ini

pada hari Senin, 17 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Stube-HEMAT Yogyakarta

 
Stube-HEMAT Yogyakarta merupakan program pendampingan mahasiswa dengan motto H (hidup), E (efisien), M (mandiri), A (analitis), T (tekun). Program ini berorientasi pada mahasiswa untuk memahami dan memanfaatkan hidup secara efisien, mandiri, analitis dan tekun melakukan segala sesuatu demi meraih masa depan yang dicita-citakan.


Logo Stube-HEMAT Yogyakarta diambil dari cerita Alkitab mengenai seorang penjunan (pembuat gerabah) yang bekerja membentuk bermacam wadah: tempayan, kuali, dan sebagainya.

Untuk membentuk wadah-wadah yang berkualitas, diperlukan proses yang bertahap: diinjak, dibakar, dibentuk, dan disempurnakan. Proses yang demikian ini juga berlaku dalam pembentukan seseorang dimana tangan Tuhan sendiri bekerja membentuk seseorang menjadi lebih matang, bijaksana dan berguna bagi orang lain dalam hidupnya.

Stube-HEMAT Yogyakarta adalah wadah yang memfasilitasi mahasiswa dengan harapan peserta berproses dalam pelatihan-pelatihan yang diikuti agar menjadi pribadi yang lebih berkualitas.

STUBE muncul pertama kali di Jerman, tepatnya di kota Stuttgart. Program ini merupakan bentuk kepedulian gereja Lutheran di Jerman terhadap mahasiswa asing asal Asia yang belajar di sana. Kepedulian itu diwujudkan dengan memberi berbagai macam pengetahuan selain disiplin ilmu yang dimiliki. Dengan demikian mahasiswa asing tersebut termotivasi pulang membangun negara/daerah asal dengan melihat berbagai macam peluang yang ada dan mengelolanya sebagai sebuah usaha. Secara tidak langsung akan tercipta lapangan-lapangan kerja baru.

Kepedulian ini muncul karena banyak mahasiswa asing yang telah selesai studi tidak kembali ke negara/daerah asalnya dengan alasan minimnya pekerjaan di daerah asal, sementara di Jerman banyak lapangan kerja yang menjanjikan.

Program ini tidak lepas dari pengalaman nyata Pdt. Tumpal M.P. Lumban Tobing, Mag.Theol. yang tinggal di Jerman selama menyelesaikan studinya. Beliau pula yang membawa program ini ke Indonesia. Di Yogyakarta, program ini diberi nama Stube-HEMAT Yogyakarta.

Stube-HEMAT diadakan di Yogyakarta karena adanya kemiripan dengan apa yang terjadi pada mahasiswa asing di Jerman. Yogyakarta adalah Indonesia mini. Dikatakan demikian karena penduduknya sebagian besar berdatangan dari berbagai daerah yang ada di Indonesia (dari Sabang sampai Merauke). Mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di Yogyakarta hampir sebagian besar enggan kembali ke daerah asalnya.

Salah satu faktor penyebabnya karena di Jawa lebih menjanjikan dalam penyediaan lapangan kerja yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Sementara daerah asal masih minim lapangan kerja yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Dengan gambaran inilah maka Stube-HEMAT Yogyakarta, merasa terbeban untuk memfasilitasi mahasiswa dengan menyajikan berbagai macam program yang bisa memberikan pengetahuan dan memperluas wawasan sehingga mahasiswa terpanggil untuk pulang kembali dan menciptakan lapangan kerja di daerahnya.

  Bagikan artikel ini

pada hari Sabtu, 15 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Visi dan Misi

 

 

 

Visi dan Misi Stube-HEMAT Yogyakarta
 


Visi Stube-HEMAT Yogyakarta:
Membangun kesadaran manusia, khususnya mahasiswa dan pemuda, untuk memahami masalah di sekitarnya.

Misi Stube-HEMAT Yogyakarta:
1. Memampukan generasi muda mengetahui dan memahami permasalahan sosial (kemampuan kognitif).
2. Memampukan generasi muda menyadari tanggung jawab mereka pada permasalahan sosial yang ada di sekitarnya (kemampuan afektif).
3. Memampukan generasi muda merencanakan masa depan mereka secara mandiri (kemampuan psikomotorik).


  Bagikan artikel ini

pada hari Senin, 10 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Pelaksana harian

 

Pelaksana harian Stube-HEMAT Yogyakarta

Koordinator Program
Ariani Narwastujati, S.Pd, S.S

Tim Kerja
Pdt. Mathelda Yeanne Tadu, S.Si
Oktrianto F. Wurangian, S.Th.
Rhony T. Simatupang
Widiaji

Konseling Pribadi
Stube-HEMAT Yogyakarta membuka pelayanan konseling pribadi bersama Pdt. Mathelda Yeanne Tadu, S.Si pada hari Senin-Sabtu, 09.00-15.00 di Wisma Immanuel, Samirono Baru 54, telp. +62 274 565794 .

Alamat Surat
Stube-HEMAT Yogyakarta
i.c.o. Rev. Bambang Sumbodo, GKJ Mergangsan
Jl. Taman Siswa 166, Yogyakarta 55151, e-mail: hematprogram@yahoo.co.id, telp. +62 274 7830479 , HP: +62 8179424126

  Bagikan artikel ini

pada hari Sabtu, 8 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Program-program yang pernah dilakukan

 

Program-program yang pernah dilakukan oleh Stube-HEMAT Yogyakarta antara lain:

Program Identifikasi Diri,
Program Gereja dan Pendidikan Politik,
Program Managemen Kepemimpinan,
Program Pertanian Organik,
Program Sesama,
Program Ekonomi Kerakyatan,
Program Pengelolaan Limbah,
Program Pendidikan Tinggi,
Program Energi Alternatif,
Program Manajemen Konflik dan Kepemimpinan,
Program Masyarakat Sipil,
Program Ekologi,
Program Analisis Sosial,
Program Kewirausahaan,
Program Gender,
Program Bambu, dan
Program Hospitasi/ observasi daerah asal.

  Bagikan artikel ini

pada hari Senin, 3 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Program-program tahun 2008-2010

 

 


Untuk tahun 2008-2010 ini, Stube-HEMAT Yogyakarta mengadakan program-program baru yang dapat diikuti oleh mahasiswa/i dari berbagai daerah di Indonesia yang sedang belajar di Yogyakarta. Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi tim kerja Stube-HEMAT Yogyakarta via telepon atau e-mail.

Semester 1, Januari – Juni 2008

Program Orientasi
Program Analisis Sosial
Program Ekologi
Supervisi ke Stube-HEMAT Sumba

Semester 2, Juli – Desember 2008

Program Pendidikan
Program Kewirausahaan
Program Pertanian Organik
Program Hospitasi

Semester 3, Januari – Juni 2009

Program Orientasi
Program Energi Alternatif
Program Pemahaman Antarbudaya
Supervisi ke Stube-HEMAT Sumba

Semester 4, Juli – Desember 2009
Program Masyarakat Sipil
Program Kaum Muda dan Kesehatan
Program Bambu
Program Hospitasi

Semester 5, Januari – Juli 2010
Program Orientasi
Program Gender
Program Pengelolaan Sampah
Supervisi ke Stube-HEMAT Sumba

Semester 6, Juli – Desember 2010
Program Permasalahan Urban
Program Manajemen Informasi
Program Peningkatan Kapasitas
Program Hospitasi


  Bagikan artikel ini

pada hari Sabtu, 1 Maret 2008
oleh Stube HEMAT

Stube-HEMAT Sumba

 

Saat ini Stube-HEMAT Yogyakarta juga melayani mahasiswa dan kaum muda di Sumba lewat Stube-HEMAT Sumba. Diharapkan program ini dapat mendukung usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah di Sumba.

Program perintisan yang pernah dilakukan oleh Stube-HEMAT Sumba:

Program Analisis Sosial
Program Pendidikan Tinggi

Program-program Stube-HEMAT Sumba 2008-2010:

Semester 1, Januari – Juni 2008
Program Orientasi
Program Analisis Sosial
Program Ekologi

Semester 2, Juli – Desember 2008
Program Kesehatan
Program Kewirausahaan
Program Pertanian Organik
Program Magang Kerja

Semester 3, Januari – Juni 2009
Program Orientasi
Program Energi Alternatif
Program Studi Budaya

Semester 4, Juli – Desember 2009
Program Masyarakat Sipil
Program Ketahanan Pangan
Program Pengelolaan Sampah
Program Magang Kerja

Semester 5, Januari – Juli 2010
Program Orientasi
Program Gender
Program Bambu
Program Magang Kerja

Semester 6, Juli – Desember 2010
Program Karakter Kristen
Program Hak Asasi Manusia
Program Peningkatan Kapasitas

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook