pada hari Rabu, 10 Agustus 2016
oleh adminstube
Keuangan Aman, Keluarga Nyaman
Belajar Manajemen Keuangan Keluarga
bersama Stube-HEMAT Yogyakarta
Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa UST Pedepokan 96
 
 
“Ada pepatah Jawa, ‘mangan ora mangan sing penting kumpul’ (makan atau tidak makan yang penting tetap berkumpul) artinya meskipun kondisi keluarga tidak mampu, keluarga tetap berkumpul.  Saat ini pepatah tersebut sudah berubah menjadi ‘pisah ra masalah sing penting mangan’ (pisah tidak masalah yang penting bisa makan). Mengapa begitu? Hal ini terjadi karena desa dianggap tidak memiliki potensi dan tidak bisa menjual kelebihan yang ada, namun seiring perkembangan jaman, perubahan menunjukkan hal positif, khususnya di Gunungkidul. Desa-desa di wilayah ini sudah dikenal karena potensi alam dan wisatanya”, ungkap Trustha mengawali sarasehan bersama ibu-ibu di Dusun Waduk, Kecamatan Patuk, Gunungkidul bersama mahasiswa KKN UST padepokan 96.
 
Kegiatan sarasehan yang berlangsung pada hari Rabu, 10 Agustus 2016 ini digagas oleh mahasiswa KKN UST padepokan 96 yang dikoordinir oleh Elisabeth Uru Ndaya, yang juga mahasiswa aktivis Stube-HEMAT Yogyakarta.
 
Dalam paparannya, Trustha Rembaka, S.Th, yang juga koordinator Stube-HEMAT Yogyakarta mengungkapkan bahwa keluarga yang harmonis menjadi impian setiap keluarga. Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkannya, salah satunya adalah pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan keluarga meliputi usaha mendapatkan penghasilan yang tetap, kedua orang tua bekerja, mencari penghasilan tambahan, bisnis sampingan, menabung, investasi dan cara lainnya.
 

 

Terkadang berapa pun besar penghasilan, di akhir bulan keuangan masih minus. Jadi, masalahnya bukan pada besarnya penghasilan, tetapi bagaimana mengelolanya. Mengatur keuangan sepertinya sulit, apalagi sudah berkeluarga, tetapi tidak sesulit yang dibayangkan. Ada beberapa langkah yang bisa dipelajari, antara lain:
 
Membuat perencanaan keuangan, mencatat berapa banyak pendapatan yang dimiliki, mengatur apa saja yang harus dibelajakan atau digunakan dan berapa yang akan disimpan. Perencanaan ini harus realistis, termasuk anggaran rekreasi keluarga untuk membangun keharmonisan keluarga.
 
Mulai menabung, karena tabungan membuat perasaan aman dan keuangan stabil. Saat menerima gaji atau hasil panen langsung sisihkan sejumlah uang untuk ditabung. Biasanya penduduk desa menabung dalam wujud emas, ternak, sapi, kambing atau kerbau.
 
Membedakan antara keinginan dan kebutuhan, karena keduanya sangat mirip, keinginan dianggap sebagai kebutuhan. Misalnya tetangga membeli motor, kemudian ikut-ikutan beli motor meskipun kredit. Ini tidak baik karena hanya menuruti keinginan. Keluarga membuat daftar yang harus dibeli kemudian tentukan yang prioritas.
 
Menghindari hutang atau kredit, sebisa mungkin, hindarkan dari hutang alias kredit! Kemudahan proses pembayaran membuat seseorang lupa diri tetapi kredit juga tetap dibutuhkan. Jadi, keluarga harus mengatur berapa besar angsurannya.
 
Berinvestasi, keluarga harus memikirkan kehidupan di masa depan. Ada cara berinvestasi yang bisa dilakukan penduduk desa, seperti emas, tanah dan menanam pohon, biasanya jati dan mahoni karena nilainya akan naik seiring berjalannya waktu.
 
Saat itu ibu-ibu diajak bertukar pengalaman. Dari percakapan yang ada terungkap bahwa terkadang pengeluarannya lebih besar dari pemasukan, terlebih saat sedang banyak sumbangan manten atau sripah (melayat). Beberapa ibu berpendapat bahwa mereka lebih suka kredit daripada menabung karena barang bisa langsung dimiliki meski belum punya uang sebanyak harga barang tersebut. Beberapa diantara mereka juga sudah melakukan investasi secara turun temurun, misalnya memelihara ternak sebagai tabungan dan menanam pohon jati sebagai investasi jangka panjang.


Di akhir sarasehan tersebut ibu-ibu diajak untuk mulai praktek mengatur keuangan keluarga. Hal ini memang tidak mudah tetapi bisa dilakukan secara sederhana demi kebahagiaan keluarga di masa yang akan datang. Selamat mencoba. (TRU).
 

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook