pada hari Rabu, 10 Februari 2016
oleh adminstube
Mati Baik-Baik Kawan

 

Sebuah Diskusi Buku di Togamas

 

 

 

 

 

 

Mati baik-baik kawan adalah tema besar yang diusung oleh Social Movement Institute (SMI), Stube-HEMAT Yogyakarta, Tribun Jogja dan Togamas dalam diskusi rutin bulanan pada 6 Februari 2016 lalu di toko buku Togamas, Yogyakarta. Diskusi ini menghadirkan narasumber Martin Aleida, Katrin Bandel dan Romo Baskara T. Wardaya, SJ dan Vicky Tri Samekto sebagai moderator untuk mengkaji kumpulan cerpen: Mati Baik- Baik Kawan, karya Martin Aleida.

 

 

 

Sebagai penulis, Martin Aleida menuturkan bahwa kumpulan cerpen tersebut merupakan potret pengalaman dari sudut pandang sebagai saksi dan korban politik tragedi 1965. Berangkat dari judulnya, Katrin Bandel sebagai kritikus sastra memberikan tanggapan bahwa menurutnya mati baik-baik itu adalah keadaan manusia yang sudah benar benar siap dalam menghadapi kematiannya. Pasca tragedi 1965 banyak orang mati dalam kondisi yang mengenaskan, tanpa ada pangruktilaya (mengurus jenazah), pemakaman yang jelas, lantunan doa, pelayat maupun karangan bunga. Hal tersebut dinamakan sebagai kematian sosial pada zaman itu, oleh karena banyak kematian yang didasari motif dendam pribadi yang tidak terselesaikan. Situasi inilah yang ditangkap dan disajikan oleh Martin Aleida dalam kumpulan cerpennya tersebut.

 

 

Karya ini adalah kumpulan kisah yang sangat jujur dan menggugah empati kemanusiaan. Namun anehnya setelah masa Orba berakir justru tema besar seperti seksualitas dan masyarakat urban yang menjadi trend, dan karya seperti Martin Aleida justru jauh dari sorotan. Katrin Bandel menuturkan bahwa ini merupakan kondisi yang memprihatinkan, sehingga penting bagi kita saat ini untuk terus mendorong dan mengapresiasi karya seperti ini.

 

 

 

Romo Baskara, SJ, menanggapi bahwa kisah yang disajikan dalam buku ini diangkat dari kisah nyata, dari mereka yang mengalami dan  menjadi korban politik tragedi 1965. Buku ini tidak hanya sastrawi melainkan juga sangat manusiawi, menyentuh, menggugah dan mempertanyakan eksistensi manusia. Romo Baskara juga menjelaskan konteks sejarah yang menjadi sudut pandang karya Martin Aleida, bahwa periode tahun 1950an merupakan tonggak yang sangat mempengaruhi situasi politik Indonesia. Namun periode tahun ini jarang mendapat sorotan sejarah meskipun tahun 1950 adalah sejarah Indonesia menjadi NKRI dari negara federal, tahun dimana pertama kali Indonesia mengadakan pemilihan umum secara demokratis, Indonesia menjadi penyelenggara Konferensi Asia-Afrika dan melahirkan UUPA (Undang Undang Pokok Agraria) di akhir tahun 1950an. Namun dalam priode kepemimpinan Presiden Soekarno yang kerakyatan dan anti modal asing ini, ada usaha politik lain untuk mengganjalnya. Perang dingin antara Barat dan Timur sedang bergolak. Blok Timur diprakarsai Soviet memakai seni sebagai alat propaganda untuk mensosialisakikan gagasan pemerintah kepada rakyat untuk berpartisipasi.

 

 

 

Metode propaganda seni tersebut terbukti sangat berhasil di Eropa Timur, Afrika dan beberapa negara Asia. Kemudian blok Barat yang diprakarsai oleh USA juga mensosialisasikan gerakan seni berhaluan abstrak untuk mengimbangi gerakan seni Soviet dan membuat rakyat berpikir elitis, kapitalistis, anti sosialis dan terlepas dari realitas sosial yang terjadi. Seni harus berbicara tentang seni dan harus terlepas dari masalah sosial maupun politik, apalagi untuk mendukung gerakan politik. Cara tersebut bukan hanya sebuah upaya bagaimana cara untuk menyingkirkan orang, tetapi juga cara menyingkirkan pemikiran kritis. Pertentangan dua kutub seni tersebut juga mempengaruhi perkembangan seni dan sastra di Indonesia, antara LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakyat) dan MANIKEBU (Manifestasi Kebudayaan).

 

 

Sebuah perenungan bersama bagi kita untuk mempertanyakan manfaat sebuah karya dalam konteks kemanusiaan. Semuanya terserah anda. (PIAF).


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook