pada hari Kamis, 30 Oktober 2014
oleh adminstube
Sayap Ibu Yang Meneduhkan

 

Studi-sosial SMPK Tirta Marta-BPK Penabur

 

 
 

 

Seorang anak berlari menuju ruang depan. Ia diikuti oleh temannya. Kejadian itu berlangsung pada jam sepuluh pagi, tepat jam sekolah dinyatakan selesai. Kelas ini berbeda dengan kelas yang lain. Sekolah ini khas. Penataan ruang dan pembangunan lantai disesuaikan agar roda mampu menggelinding. Bila anda berdiri di depan sekolah saat ini, anda akan melihat seorang anak berlari karena sudah dijemput orang tuanya. Si anak memegang erat bapaknya yang menyetir motor, melaju meninggalkan sekolah yang usai di hari itu. Sementara di sudut sekolah, tepatnya di ujung lorong, seorang anak mendorong kursi roda temannya. Ia mampu mendorong tiga kursi roda berurutan. Saat ia selesai mengantarkan satu teman ke depan maka ia kembali ke belakang untuk mendorong teman yang lain menuju depan. Terlihat ia sudah biasa melakukannya.

 

Dari depan sekolah, muncul sebuah bus besar. Tidak biasanya kendaraan itu parkir di halaman depan. Setelah berhenti beberapa saat, bus itupun terbuka. Dari dalam muncul belasan siswa dengan seragam sama menuju gedung sekolah tadi. Di tangan mereka ada sepotong roti dan sebotol aqua. Sepertinya mereka bukan warga sekolah sini. Mereka seperti berkunjung dan ingin memperhatikan lebih dekat teman-teman yang ada sekolah Sayap Ibu Difabel (cacat ganda). Rombongan itu masuk, menuju ruang kantor. Masih belum diketahui apa tujuan mereka dan siapa yang  akan ditemui.

 

 

 

Rombongan disambut oleh koordinator Sayap Ibu Difabel yang bernama Setyo. “Kami dan semua penghuni panti Sayap Ibu Difabel merasa senang menerima kedatangan ini. Tidak hanya itu, kedatangan teman-teman dari Jakarta bukan sekedar berkunjung tetapi juga ingin melihat lebih dekat, merasa-rasakan kehidupan bersama dengan teman-teman difabel di sini”, Setyo mengawali pembicaraan. Belasan remaja dari SMPK Tirta Martha BPK Penabur Jakarta ini aktif menyimak dan sesekali menulis ungkapan yang disampaikan koordinator.

 

“Anak–anak penghuni disini, memiliki cacat lebih dari satu jenis. Mereka dididik secara intensif dan diberi latihan untuk berkarya seperti layaknya siswa biasa. Apa yang bisa dilihat sekarang adalah hasil kerja keras pembina dan siswa selama beberapa waktu lamanya. Dulu, mereka belum mengerti keterampilan dan pengetahuan”, tutur Setyo. “Sekarang dapat dilihat beberapa teman yang memiliki keterbatasan mental dan fisik telah mampu untuk berkarya. Mereka mampu untuk mengerjakan bengkel sederhana. Mereka mampu mennyanyi dan memainkan beberapa alat musik di studio. Dalam microfon yang direlay ke seluruh ruangan, mereka menyuarakan berita dan bernyanyi layaknya penyiar radio. Seorang pemusik yang bermain drum telah mampu menyabet gelar drummer terbaik DIY”, tambahnya.


 

Teman-teman dari SMPK Tirta Marta BPK Penabur Pondok Indah Jakarta ini termenung melihat mereka. Entah apa yang mereka bayangkan. Namun demikian, pelukan hangat dan foto bersama menandakan bahwa kebersamaan ini layak untuk diabadikan.

 

 

 

“Pendampingan kepada teman-teman SMPK ini memiliki tujuan agar pertama, mereka tahu bahwa di tempat lain terdapat anak–anak yang mampu merasa gembira dalam berbagai situasi. Apapun keadaan yang mereka miliki bukanlah halangan untuk terus menciptakan harapan dan kegembiraan bersama teman lainnya. Mereka dan kita patut bersyukur karena kegembiraan itu mampu untuk mengubahkan hidup menjadi lebih bermakna”, tutur Yohanes Dian Alpasa, salah seorang pendamping dari Stube HEMAT Yogyakarta, yang menemani perjalanan ke panti.

 

 

Siapa yang tidak senang diperhatikan? Siapa pula yang enggan memperhatikan? Dalam pergaulan ini, saling memperhatikan adalah usaha untuk menjaga agar kegembiraan itu tidak hilang dari diri kita. Tetaplah bersemangat karena mereka, yang tinggal di sekolah ini pun mampu untuk bergembira dalam berbagai kondisi. (YDA)


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook