Berselancar ke Taiwan

pada hari Senin, 21 Agustus 2017
oleh adminstube
 
 


Jimmy, salah satu aktivis Stube-HEMAT Yogyakarta berangkat ke Taiwan mengikuti kegiatan dengan tema“2017 I Love Taiwan Mission Camp: Thy Name”, sebuah program kemah pemuda internasional yang diselenggarakan oleh Gereja Presbiterian di Taiwan. Ketertarikan untuk berangkat dimulai dari berita yang diposting Stube-HEMAT pada akun Facebook-nya bulan Februari lalu. Program ini hanya menanggung biaya akomodasi mereka selama di sana, sedangkan tiket pesawat baik berangkat ataupun pulang ditanggung oleh masing-masing peserta. Berlangsungdari tanggal 28 Juni 2017 sampai dengan 15 Agustus 2017, kegiatan ini diikuti oleh pemuda-pemudi dari berbagai negara seperti Malaysia, Korea, Jerman, Belanda, Jepang dan Indonesia. Jimmy merupakan satu-satunya peserta yang berasal dari Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut. 

 
Tujuan dari kegiatan I Love Taiwan atau ILT ini adalah: agar para muda saling mengenal dan membangun jejaring yang dimulai dari “Thy Name” (Your Name). Dengan mengenal nama, maka orang akan saling mengenal dan diharapkan akan lebih mengenal penciptaNya, yakni Tuhan kita. Kegiatan ini diselenggarakan sekaligus untukmemperingati 500 tahun Reformasi gereja. “Hajatanini juga untuk mengumpulkan anak muda dari berbagai negara yang memiliki jiwa peduli pada sesama untuk ikut ambil bagian dalam pelayanan, berbagi dan belajar di gereja-gereja lokal di Taiwan. Anak-anakmuda bisa belajar mengenal budaya negara lain terutama kehidupan dan pergumulan gereja-gereja dalam menghadapi permasalahan-permasalahan sosial di dalam masyarakat”, Jimmy menjelaskan.
 
Banyak pemahaman dan pengetahuan baru diperoleh sebab selain diberi waku untuk berkeliling kota, peserta juga mendapat kesempatan berangkat ke gereja pedalaman yang merupakan gereja lokal suku AMIS dan BUNUNdua dari enambelas suku asli Taiwan. Peserta belajar dan berbagi bersama sekolah minggu, remaja pemuda dan orang tua di sana.
 
“Bagi saya, kegiatan selama disana sangat berkesan sebab saya dapat bertukar informasi dan juga berbagi tentang budaya IndonesiaSaya bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini, sebab saat ini untuk mencari pekerjaan, kita harus melampirkan beberapa sertifikat keahlian dan pengalam. Saya diberi sertifikat dari program tersebut dan ini akanmembantu saya jika melamar pekerjaan”, tambah Jimmy.
 
Jimmy berharap dapat menerapkan konsep Summer Camp PCT ke Gereja asal di Sulawesi Tengah untuk mengumpulkan anak-anak muda dari berbagai negara, sehingga mereka saling kenal dan membuka wawasan internasional. Dia juga berharap agar di tahun-tahun yang akan datang kegiatan seperti ini dapat dilakukan lagi karena memberi  peluang bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan diri dan berani tampil di acara-acara internasional. (SAP).
 

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook