Menuju Satu Bahasa Persatuan India

pada hari Sabtu, 23 Desember 2017
oleh adminstube
 
 
 
 
 
Tidak diragukan lagi, India memiliki keragaman yang luar biasa, dengan luas areal terbesar no 7 di dunia dan terbesar kedua berdasarkan populasinya, India memiliki berbagai bahasa yang tersebar di 29 daerah utama di India dengan lebih dari 1600 bahasa lisan dengan bahasa resmi yang berbeda di setiap daerah. Ada total 23 bahasa resmi yakni; Assam, Bengali, Bodo, Dogri, Inggris, Gujarati, Hindi, Kannada, Kashmir, Konkani, Maithili, Malayalam, Marathi, Meitei (Manipuri), Nepali, Odia, Punjabi, Sanskerta, Santali, Sindhi, Tamil, Telugu, dan Urdu.

Sangatlah indah dilihat dari sisi kekayaan bahasa dan budaya dalam satu negara. Dengan adanya pluralitas ini, orang-orang mau tidak mau dilatih untuk lebih toleran pada orang lain. Namun terkadang dengan terlalu banyaknya bahasa hanya di satu negara, muncul segmentasi di satu negara, kurangnya persatuan dan rasa patriotisme, juga ada banyak kesalahpahaman setiap kali percakapan terjadi dalam kehidupan sehari-hari.


Saat ini pemerintah India terus mengkampanyekan penggunaan bahasa Hindi sebagai satu bahasa resmi. Keputusan memilih bahasa Hindi dengan beberapa pertimbangan bahwa bahasa ini mudah dan sederhana, juga memiliki banyak pengguna di India. Di sisi lain, pemerintah juga tidak ingin multibahasa di India menjadi hilang. Dengan menggunakan bahasa Hindi, pemerintah berharap bahwa orang akan mudah mempelajari bahasa itu sendiri, orang-orang akan dapat dengan mudah saling berbicara tanpa kehilangan bahasa mereka sendiri. Keputusan menjadikan bahasa Hindi sebagai bahasa resmi pasti telah dipertimbangkan sisi baik dan buruknya sebelum akhirnya benar-benar dipublikasikan. Dengan adanya bahasa Hindi sebagai bahasa resmi India tidak berarti bahwa mereka harus selalu menggunakan bahasa Hindi. Mereka dapat selalu memiliki kesempatan berbicara dengan bahasa daerah mereka sendiri, sementara untuk percakapan dengan orang-orang dari daerah yang berbeda, mereka bisa saling berbicara dengan bahasa Hindi dengan mudah.
 
Namun, banyak orang di India tidak dapat benar-benar menerima keputusan ini. Ada banyak alasan untuk menolaknya seperti kekuatiran tentang kesulitan dalam belajar bahasa Hindi, kekuatiran tentang kepunahan bahasa mereka sendiri, dan lain-lain. Sebagai contoh, banyak orang di daerah Tamil Nadu menolak menggunakan Bahasa Hindi sebagai bahasa resminya, karena mereka berpikir bahwa bahasa Tamil sebagai bahasa resmi mereka sekarang, sudah jauh lebih tua dibandingkan dengan bahasa Hindi. Mereka sudah menggunakan bahasa Tamil dalam waktu yang sangat lama, dan mereka sama sekali tidak berpikir untuk mengubahnya. Mereka juga berpikir bahwa dengan menggunakan bahasa Hindi, bahasa Tamil akan berada dalam bahaya kepunahan.
 
Sampai saat ini pemerintah India terus mengkampanyekan penggunaan bahasa Hindi sebagai bahasa resminya. Dengan menggunakan satu bahasa resmi, kesalahpahaman akan berkurang, sistem pendidikan akan jauh lebih efisien, rasa persatuan, patriotisme, dan cinta tanah air di kalangan masyarakat India pun akan meningkat, dan banyak manfaat lain. Mungkin kesadaran masyarakat akan meningkat dengan kampanye yang lebih menarik, seperti penggunaan baliho, papan jalan, dan semboyan-semboyan yang menunjukkan bahwa memiliki satu bahasa resmi bisa membawa begitu banyak manfaat, seperti yang kami rasakan di Indonesia. Selamat berproses teman-teman di India menuju satu bahasa persatuan. (Getza).

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook