Berlalu-lintas di Bangalore dan Sekitarnya

pada hari Selasa, 26 Desember 2017
oleh adminstube
 
 
 
Menyusuri jalan seputaran kantor SCMI hingga gedung parlemen India di Bangalore menjadi pengalaman tersendiri bagi kami semua rombongan dari Stube HEMAT Indonesia. Bagi yang baru pertama datang ke kota ini akan merasa was-was baik ketika berjalan atau pun menyeberang karena begitu padatnya kendaraan lalu lalang di sepanjang jalan di kota ini. Bunyi klakson yang riuh terdengar tak kenal berhenti, menambah hiruk pikuk suasana lalu lintas yang padat tersebut. Bunyi klakson mereda ketika kami mengunjungi kota-kota kecil di sekitar Bangalore, India. Memang setiap negara memiliki cara tersendiri dalam mengatur sistem transportasinya. Departemen yang diberi tanggung jawab mengatur transportasi, mengemban tugas yang tidak mudah mulai dari merancang, mengatur, mengawasi, dan mengendalikan. Peraturan lalu lintas menjadi tolak ukur apakah jalur kendaraan berjalan mulus atau tidak.
 
Bangalore memiliki transportasi yang cukup padat dan kurang teratur meskipun pemerintah setempat terus berusaha mengatasi permasalahan ini. Banyak regulasi dikeluarkan untuk memperbaiki sistem transportasi, seperti setiap kendaraan komersial wajib memiliki fitur ABS (Anti-lock Braking System), gelar razia bagi pengemudi yang mabuk, dan memasang mesin pengukur batas kecepatan di berbagai tempat. Transportasi antar kota dan antar provinsi pun menjadi jauh lebih baik dengan dibangunnya jalan-jalan tol sebagai penghubung.
 
Beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa pengguna kendaraan di India mengalami kenaikan dengan seiring kenaikan pendapatan negara dari pajak kendaraan. Pemerintah juga menerapkan kenaikan pajak untuk mobil mewah, mobil besar dan sport utility vehicles(SUV) pada tahun 2017. Peraturan pembelian dan pembayaran pajak kendaraan pun tidaklah sulit. Melalui sistem Registration Card (RC) atau STNK, berlaku untuk 15 tahun, jadi pemilik tidak perlu memperpanjang tiap tahun.
 
Diakui banyak orang bahwa kota-kota besar seperti New Delhi, Mumbai dan Bangalore, memiliki penataan jalan yang lebih baik dibandingkan kota-kota kecil. Sikap peduli terhadap peraturan pun lebih besar ditunjukkan oleh orang-orang di kota seperti berhenti saat lampu lalu lintas menyala merah, meskipun bunyi klakson masih terdengar di sana-sini, sayangnya kesadaran memakai helm saat berkendara masih kurang diperhatikan. 
 
Pengalaman melakukan perjalanan dari Bangalore ke Ooty, sebuah destinasi di daerah pegunungan selatan Bangalore menunjukkan bahwa transportasi publik seperti bus umum banyak tersedia dengan fasilitas bus yang memadai dan nyaman. Kereta api, bajaj, dan taksi online pun cukup banyak tersedia untuk memudahkan masyarakat mendapat fasilitas transport dengan harga terjangkau serta banyak pilihan.
 
Mengamati dan berhati-hati adalah poin utama bagi setiap orang yang sedang mengunjungi negara orang lain terutama saat berlalu-lintas. (ITM).

  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook