Melawan Keterbatasan demi Kemajuan Refleksi peserta Communication Skills Tahun 2020 gelombang 3

pada hari Selasa, 19 Mei 2020
oleh Stube HEMAT
 

 

 

 

 

 

 

Saya Apronia Dai Duka, dari desa Praibokul kecamatan Matawai La Pawu kabupaten Sumba Timur. Saat ini sedang menempuh pendidikan D3 Keperawatan di Waingapu Sumba Timur. Bisa kuliah adalah kesempatan yang sangat berharga dan berkat Tuhan karena ketika masih SMA saya tidak pernah berpikir untuk bisa melanjutkan di keperawatan, di tengah kekuatiran saya tidak mungkin lolos di antara calon mahasiswa yang ikut tes pasti pintar-pintar, sedangkan kemampuan saya terbatas. Selain itu, orang tua saya tidak mampu secara ekonomi karena untuk kebutuhan sehari-hari pun terbatas. Kenyataannya dengan kesungguhan hati, kemauan belajar dan dukungan orang tua akhirnya bisa kuliah sampai ke jenjang akhir saat ini.

 

 

 

 

 

 

 

Perjuangan belum selesai, bahkan akhir-akhir ini bersamaan dengan merebaknya Covid-19 di belahan wilayah dunia termasuk di Sumba Timur, memunculkan berbagai situasi baru, seperti sosial (social distancing), pembatasan fisik (physical distancing) dan beraktivitas dari rumah (work/study from home). Bagi sebagian orang peraturan yang mengharuskan kerja dan belajar dari rumah itu tidak menjadi masalah bagi mereka yang suka di rumah, tetapi sebagian orang lainnya menganggap itu hal yang membosankan apalagi kalau terjadi dalam waktu lama. Kegiatan perkuliahan pun dilakukan secara online, jadi saya memilih kembali ke kampung halaman meskipun saya menyadari ada tantangan besar dengan kuliah online ini. Betapa tidak, di kampung saya belum ada listrik jadi saya harus berjalan kaki kira-kira 4 km pulang pergi untuk ‘charge’ HP saya, memang capek juga setiap hari. Belum lagi saya harus naik bukit, berpanas-panas di terik matahari demi tersambung jaringan internet tetapi setidaknya saya bisa membantu orang tua bekerja di kebun, namun ternyata aturan di kampung sama seperti di kota, dihimbau untuk di rumah saja.

 

 

Akhirnya saya membaca informasi kegiatan Stube-HEMAT Yogyakarta mengadakan pelatihan secara online, jadi saya tertarik untuk mendaftar mengikuti pelatihan Communication Skills dan akhirnya saya terpilih dan senangnya luar biasa. Sulitnya naik bukit untuk mendapat sinyal internet malah menjadi ide dalam video saya di pelatihan ini. Saya beberapa kali mengikuti pelatihan Stube-HEMAT Sumba, tetapi kali ini ada sesuatu yang berbeda, yaitu dilakukan secara online, melihat masalah sosial yang ada di sekitar saya dan membuat video. Hasil video saya bisa ditonton melalui link https://youtu.be/r-d2VrnDGIQ

 

 

 

 

 

 

 

 

Pelatihan ini benar-benar menantang karena harus menyesuaikan perbedaan waktu di Sumba dan Jawa (karena ada peserta di satu kelompok yang tinggal di Malang, Jawa Timur), pagi sampai siang pergi ke kecamatan untuk charge hp dan siang sampai sore naik ke bukit panas-panas untuk videocall online, tapi saya senang menjalaninya. Stube Hemat membuka kesempatan saya bertemu dengan orang-orang yang memotivasi dan mendapat pengalaman pengetahuan sekaligus berbagi cerita tentang daerah masing-masing, awalnya saya belum percaya diri ketika berbicara, berubah menjadi berani untuk berbicara dan tidak ragu mengungkapkan masalah kesenjangan yang ada di sekitar kampung halaman saya, seperti kondisi jalan yang rusak, kesulitan mendapat air bersih, belum ada listrik dan tidak terjangkau jaringan komunikasi. Ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah dan masyarakat Sumba Timur untuk meningkatkan kemajuan daerah.

 

 

 

 

 

 


Menjadi sukses adalah impian setiap orang namun tak sedikit orang ingin sukses dengan cara yang mudah dan instan. Saya setuju dengan pernyataan bahwa sukses itu butuh proses bukan banyak protes. Ya, untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan memang butuh perjuangan dan perjuangan itu tidak mudah. Bagi saya, sukses itu tidak mengenal tempat dan waktu. Kapan dan di mana saja saya berada ketika saya punya niat untuk belajar dan terus belajar pasti saya bisa. Terima kasih Stube Hemat. (Apronia Dai Duka).


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2020 (45)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 502

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook