Menjaga Sesama di Kawasan Wisata

pada hari Selasa, 22 Desember 2020
oleh Trustha Rembaka
(Observasi Terapan Prosedur Kesehatan di Goa Gong, Pacitan)

 

 

Permasalahan kesehatan di Indonesia saat ini tidak lepas dari realita pandemi Covid 19 yang masih terjadi. Pandemi memukul berbagai bidang aktivitas masyarakat, dari pemerintahan, pendidikan, ekonomi, keagamaan, perdagangan termasuk pariwisata. Pemerintah dengan beragam kebijakan mengupayakan setiap bidang kembali berjalan dan masyarakat pun berusaha bangkit dengan memanfaatkan potensi yang mereka miliki. Sejak pertengahan tahun pemerintah mengkampanyekan new normal sebagai respon untuk menjalani hidup dengan pola baru, antara lain penerapan protokol kesehatan secara pribadi, di tempat kerja maupun di tempat umum demi menggerakkan kehidupan masyarakat itu sendiri.

 

 

 

 

 

Berdasar amatan yang dilakukan dalam eksposur atau kunjungan belajar sebagai bagian program Health Problems in Indonesia yang dilakukan di Goa Gong di kabupaten Pacitan, Jawa Timur (19/12/2020) diketahui bahwa goa yang terletak di desa Bomo, kecamatan Punung, kabupaten Pacitan merupakan bagian dari Global Geopark Network yang ditetapkan UNESCO tahun 2015. Kawasan Geopark sendiri membentang di tiga daerah, yaitu kabupaten Gunungkidul (DIY), kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) dan kabupaten Pacitan (Jawa Timur), dan khusus di Pacitan sendiri berupa goa, pantai dan situs arkeologi.

 

 

Mempertimbangkan bahwa goa termasuk dalam kawasan resiko tinggi paparan Covid-19, sehingga wisata di goa Gong menuntut kesiapan dan perlakukan khusus demi keselamatan dan keamanan pengunjung dan pengelola dari paparan Covid-19. Potensi paparan ini karena adanya kumpulan pengunjung dan sentuhan pada pagar dan batuan yang ada di jalur pengunjung dalam goa sehingga pengelola wisata mengupayakan penerapan secara serius protokol kesehatan dengan beberapa kebijakan baru seperti wajib menggunakan sarung tangan, didampingi oleh pemandu wisata, membatasi jumlah pengunjung per kelompok, mengatur jarak masuk per kelompok dan membatasi durasi kunjungan di dalam goa.

 

 

Selain kebijakan di atas pengelola kawasan wisata juga sudah melengkapi area wisata dengan: 1) memasang informasi penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata berupa papan peringatan, spanduk dan poster di beberapa sudut kawasan; 2)  Menyiapkan tahapan pemeriksaan kesehatan dari penggunaan sarung tangan untuk pengunjung, mengecek suhu tubuh, penggunaan masker, dan mengatur jumlah anggota per kelompok; 3) Menyediakan fasilitas untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, dari tempat cuci tangan dan ketersediaan air yang cukup bahkan hampir di setiap kios yang menjajakan cinderamata menyediakan fasilitas cuci tangan, tempat sampah sesuai jenis sampah dan pembersihan fasilitas secara rutin oleh pengelola; 4) Peran pemandu yang tidak lelah mengingatkan pengunjung untuk menjaga protokol kesehatan selain menjelaskan spot-spot dalam goa dan beragam cerita di dalamnya.

 

 

Temuan-temuan ini menunjukkan kesiapan secara serius oleh pengelola dan pihak-pihak yang terlibat di kawasan wisata Goa Gong dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini seharusnya diimbangi oleh para pengunjung untuk berperilaku sehat selama kunjungan. Namun demikian pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan Goa Gong ini menyisakan masalah baru yang harus dipikirkan secara serius oleh pengelola, yaitu limbah sarung tangan. Betapa tidak, karena dengan kehadiran lima ratus pengunjung per hari akan meninggalkan limbah seribu sarung tangan bekas per hari.

 

 

 

 

Harapannya dengan temuan-temuan ini membuka optimisme masyarakat untuk terus konsisten dalam menerapkan hidup baru berbasis pola hidup bersih dan sehat sehingga kesehatan masyarakat yang lebih baik dapat terwujud dan keberadaan Goa Gong sebagai anugerah Tuhan berupa warisan geologi yang sangat berharga dapat menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.***


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2021 (24)
 2020 (48)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 529

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook