Menyeberang, Berbagi dan Belajar

pada hari Rabu, 27 April 2022
oleh Antonia Maria Oy
Refleksi Peserta Eksposur Lokal ke Lampung.      

 

Oleh: Antonia Maria Oy.         

 

 

Terpilih menjadi peserta Local Exposure ke provinsi Lampung di pulau Sumatera, merupakan berkat Tuhan yang sangat berharga dan menjadi tantangan bagi seorang mahasiswa seperti saya. Ini pertama kali saya mengunjungi suatu daerah yang sama sekali asing karena belum mengenal karakteristik masyarakatnya. Di satu sisi, ini merupakan kebanggaan karena bisa belajar hal-hal baru dan menambah daftar pulau-pulau di Indonesia yang saya kunjungi! Namun, di sisi lain, ini menjadi tantangan karena Lampung dan masyarakatnya mempunyai budaya dan kebiasaan yang berbeda dengan saya yang berasal dari Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

 

 

Selama dua minggu di bulan April, saya berusaha sebaik-baiknya membagikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak muda di Pondok Diakonia GKSBS Batanghari, Lampung Timur, yang berusia di bawah 19 tahun. Karakteristik anak muda di satu wilayah sangat berbeda dengan wilayah lainnya. Anak muda di daerah asal saya belum memiliki dan tidak terbiasa menggunakan ponsel pintar, sedangkan hampir semua anak muda di Pondok Diakonia memiliki ponsel pintar, bahkan sejak SD. Ini mempengaruhi pengetahuan dan wawasan mereka tentang ‘dunia luar’ karena dengan mudah menemukan sesuatu yang sedang ‘trend’ di dunia maya atau mempelajari hal baru yang mereka minati. Di Lampung saya membagikan keterampilan berbicara di depan publik, tips memimpin acara, teknik merekam dan mengedit video dan mengolah coklat batangan menjadi beragam bentuk (emoticon, figur kartun, miniatur topeng) yang bisa dijual.

 

 

Dari pengalaman ini saya menemukan beberapa hal sebagai refleksi mahasiswa, pertama, pentingnya edukasi penggunaan media sosial sejak dini. Waktu ke waktu, arus perkembangan teknologi berjalan cepat seiring dengan banyaknya informasi yang beredar dan sulit dibatasi. Bersamaan munculnya hal-hal negatif yang beredar di linimasa media sosial (TikTok, Instagram, Facebook) yang mempengaruhi watak, sifat dan sikap remaja. Remaja perlu mendapat bekal untuk mampu menyaring tontonan dan bacaan yang sesuai dengan usia mereka agar tidak mudah terjerumus dalam hal-hal negatif.

Kedua, pentingnya menanamkan skill atau keterampilan dasar kepada anak muda sebagai bekal untuk menjalani hidup. Saya menemukan bahwa orang muda di program multiplikasi Lampung potensial dengan passion untuk mengembangkan diri, seperti menjadi penulis, pemandu acara, orator dan lainnya. Mereka bisa meraihnya jika mendapat pendamping untuk mengembangkan potensi mereka. Menurut pendapat saya, hal inilah yang harus terus-menerus dilakukan karena mereka memerlukan teman, pelatih, pendamping, sekaligus guru yang bisa mengasah potensi mereka. Jika tidak, ada kekuatiran bahwa perlahan-lahan potensi tersebut akan layu.

Ketiga, edukasi kesehatan dasar secara berkelanjutan menjadi kebutuhan anak muda. Temuan-temuan kasus penyakit seksual dan penyimpangan perilaku seks yang terjadi di Lampung Timur sebagai pertanda  kurangnya pendidikan seksual yang bagi anak-anak maupun remaja. Pendidikan seks bukan lagi sesuatu yang tabu dan harus secara terbuka diinformasikan agar remaja memahami apa yang berbahaya dan tidak boleh dilakukan di masa remaja.

Dan yang terakhir, pemberdayaan mahasiswa di Lampung agar berkontribusi untuk kampung halaman, khususnya mengembangkan kapasitas anak muda, sehingga SDM masyarakat setempat meningkat dan mampu memanfaatkan hasil-hasil di daerah.

 

 

Terima kasih kepada Stube HEMAT Yogyakarta yang menjadi wadah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Semoga ke depannya semakin banyak mahasiswa yang berkesempatan mendapat pengalaman dan melakukan pemberdayaan diri agar bermanfaat bagi masyarakat. ***

 


  Bagikan artikel ini

Berita Web

 2022 (17)
 2021 (42)
 2020 (49)
 2019 (37)
 2018 (44)
 2017 (48)
 2016 (53)
 2015 (36)
 2014 (47)
 2013 (41)
 2012 (17)
 2011 (15)
 2010 (31)
 2009 (56)
 2008 (32)

Total: 565

Kategori

Semua  

Youtube Channel

Official Facebook